Manfaat Wisata Bagi Anak-Anak



Berwisata memang merupakan suatu hal yang sangat kita dambakan, karena dengan berwisata kita bisa sejenak melupakan keadaan sehari-hari yang monoton. Meskipun kadang membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun tidak akan pernah sebanding dengan kepuasan rohani dan jasmani yang kita dapatkan.

Selain itu jalan-jalan juga bermanfaat untuk anak-anak dalam masa pertumbuhannya. Manfaatnya yaitu:


Belajar Komunikasi dan Berbahasa.
Karena pada saat berjalan-jalan kita akan bertemu orang selain diluar rumah. Anak-anak akan lebih berani untuk berkomunikasi dengan orang baru dan juga mengetahui perbedaan-perbedaan cara berkomunikasi. Mereka akan menyadari bahwa dunia ini terdiri dari berbagai macam jenis bahasa.

Belajar Geografi
Geografi adalah ilmu mengenai kehidupan. Percaya atau tidak, ilmu ini sangat penting diajarkan untuk anak-anak. Kita bisa mengajarkan tentang pemahaman lintas budaya dan negara dan ilmu fenomena bumi seperti cuaca, iklim, geofisika dan bencana alam.


Belajar Menghargai Perbedaan
Dekat kaitannya dengan belajar geografi yang kalian ajarkan pada anak. Selama perjalanan kalian pasti akan menemukan berbagai macam ras dan suku bangsa. Hal ini bisa kalian jelaskan bahwa kita tidak bisa hidup sendirian dan membutuhkan bantuan orang lain, tak peduli dari mana mereka berasal. Dengan menjelaskan ini, nantinya akan terus dibawa sampai mereka dewasa dalam menghargai perbedaan.

Menyerap Nilai-Nilai Kehidupan
 Dengan berjalan-jalan, orang tua bisa menunjukkan secara langsung kepada anaknya tentang bagaimana manusia menjalani hidup dan apa kenyataan yang terjadi di sekitar masyakarat yang dikunjunginya. Disela-sela perjalanan juga bisa berdiskusi mengenai suatu interaksi atau fenomena tertentu, dan ini merupakan salah satu waktu berkualitas (quality time) dengan anak-anak.

Menjauhkan dari Konsumsi Materialistis
Bedakan antara anak-anak yang sering diajak jalan-jalan dengan yang sering diberi mainan. Anak-anak yang sering dibawa bepergian akan faham akan pentingnya pengalaman, menikmatinya dan akan terus mencari pengalaman yang baru, berbeda dengan anak yang hanya diberi mainan yang akan mudah cepat lupa dengan mainannya karena merasa bosan.

Belajar Arti dari Tanggungjawab
Jika kita menginkutsertakan anak-anak dalam merencanakan dan mempersiapkan perjalanan, maka anak-anak akan belajar bertanggung jawab terhadap pilihannya sendiri. Misalnya apa yang perlu mereka bawa dan yang tidak. Dengan begini mereka akan bertanggung jawab terhadap pilihan mereka sendiri.



Read more...

Perjuangan Imam Syafi'ie : "Ditangkap Dan Di Rantai"




Imam Syafie bernama Muhammad bin Idris. Salasilah keturunan beliau adalah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Usman bin Syafie bin Saib bin Abdul Yazid bin Hasyim bin Abdul Mutalib bin Abdul Manaf. Keturunan beliau bertemu dengan keturunan Nabi Muhammad SAW pada datuk Nabi Muhammad yang ketiga iaitu Abdul Manaf.

Beliau dilahirkan di Ghuzah nama sebuah kampung yang termasuk daerah Palestin, pada bulan Rejab 150 H atau 767 Masehi. Tempat asal ayah dan bonda beliau ialah di Kota Makkah. Imam Syafie lahir di Palestin kerana ketika itu bondanya pergi ke daerah itu demi keperluan penting. Namun di dalam perjalanan menuju Palestin tersebut ayahnya meninggal dunia, sementara Imam Syafie masih dalam kandungan ibunya. Setelah berumur dua tahun baru Imam Syafie dan ibunya kembali ke Kota Makkah.


Read more...
"JIKA YANG LEBIH BAIK MEMUNGKINKAN, MAKA YANG BAIK SAJA TIDAKLAH CUKUP!"...!!!
My Family Slideshow: M.Tholib’s trip from Jombang (near Mojokerto, Java, Indonesia) to Surabaya was created by TripAdvisor. See another Surabaya slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.