SIKAP GURU TERHADAP PEMBELAJARAN DENGAN ICT


1. Apatis . Pada level ini guru sama sekali tidak tetarik dengan ICT, mungkin belum tahu manfaatnya atau tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk menguasai ICT. Maka, guru pada level ini sangat isolatif sehingga sulit untuk menerima hal-hal baru yang bersifat inovatif, akibatnya siswa harus menerima pembelajaran konvensional di kelas, mungkin untuk satu materi tertentu menguntungkan, tapi secara global akan sangat menjemukan.

2. Tertarik . Pada level ini guru baru sebatas mengetahui manfaat ICT, mungkin juga tahu bahayanya ICT, tetapi tidak memiliki kapasitas yang memadai untuk menguasai ICT. Untuk itu, guru mungkin hanya sekedar mengijinkan dan menganjurkan kepada siswa untuk menggunakan ICT, tetapi tidak diterapkan di dalam kelas.

3. Mulai Adopsi. Pada level ini, guru sudah memiliki sedikit banyak bekal terkait dengan ICT, akan tetapi belum mampu berbuat banyak. Produk-produk ICT yang banyak di luar baru sebatas diketahui dan digunakan saja. Dia belum mampu menemukan kekuatan dan kekurangan dari ICT yang digunakannya.

4. Adaptasi. Pada level ini, guru sudah memiliki lumayan banyak bekal yang terkait dengan ICT. Bahkan, guru sudah mampu melihat plus minusnya suatu produk ICT. Karena itu, dia bisa memilah dan memilih, bahkan mengurang atau menambahkan sesuatu dalam penerapannya sehingga penggunaan ICTnya lebih sesuai dengan harapannya.

5. Level Innovasi. Pada level ini, guru sudah mahir tentang ICT tertentu atau beberapa ICT, dan mampu membuat sendiri ICT yang sama sekali baru dan cocok Cdengan kebutuhan pembelajarannya.

Kita berada di level yang mana sekarang ini? Rasa-rasanya kita lebih banyak berada pada level 1 , 2 dan 3. Kita, sebagai guru, masih harus belajar untuk bisa masuk ke level 4 dan 5. Bahkan, kita juga banyak yang belum tahu sama sekali tentang ICT terbaru. Karena itu, kita perlu lebih banyak membuka diri untuk mengetahui tentang perkembangan ICT. Guru yang profesional adalah guru yang menguasai materi yang diajarkannya, menguasai metode dan teknik pembelajaran yang diperlukan, dan mengikuti perkembangan jaman sehingga mampu melaksanakan pembelajaran yang baik sesuai dengan jamannya. Sudah bukan jamannya lagi mengajar dengan mengandaikan kejadian seperti kita dulu lahir. Anak dilahirkan pada dan untujk jamanya, maka gurulah yang harus menyesuaikan dengan kebutuhan anak, bukan sebaliknya.

Namun demikian, jangan lupa, sekolah juga berperan penting dalam memberikan dukungan agar pembelajaran matematika dengan ICT bisa berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan dengan efektif. Tanpa dukungan yang baik, pembelajaran matematika dengan ICT hanya akan menjadi mimpi belaka. Guru tidak akan mampu melakukkannnya secara kontinyu dan bertahan lama.
Dukungan itu antara lain:
1. Penyediaan Sarana Prasarana, agar pembelajaran matematika dengan ICT bisa berlangsung dengan optimal, diperlukan ketersediaan sarana prasarana yang harus setiap periode sekali di update. Ini memang akan memakan biaya mahal, tapi kalau dikaitkan dengan kebutuhan hidup di masa mendatang, tampaknya ini takkan terelakkan.
2. Pembinaan Human Resources/Sumber Daya Manusia Perkembangan ICT yang begitu pesat dari waktu ke waktu, menuntut setiap Corang untuk mengikuti perkembangan. Untuk itu, sumber daya manusia di sekolah, terutama para guru, perlu terus menerus mengikuti perkembangan itu secara mandiri atau mendapatkan pelatihan secara terorganisir oleh sekolah.
3. Pemantapan Iklim Pendidikan ICT merupakan sesuatu yang netral. dan semuanya (yang baik atau yang buruk) tersedia di dalamnya. Manusianyalah yang menentukan apakah ICT itu akan bermanfaat untuk kebaikan atau keburukan. Karena itu, diperlukan adanya suatu iklim pendidikan yang menjaga agar penggunaan ICT tidak menjurus ke hal-hal yang tidak baik.

Akhirnya, ICT sudah ada di depan mata kita setiap harinya, dan menanti kita untuk mengolah dan memanfaatkannya untuk kepentingan anak menghadapi masa depan. Sebagai guru yang profesional, tampaknya tidak bisa tidak kita harus belajar dan terus belajar. Kita tidak boleh berdiam diri dan melaksanakan pembelajaran matematika di sekolah tanpa mencoba dan melirik sedikit pun terhadap keberadaan ICT yang sangat potensial tersebut. Namun, kita juga harus pandai-pandai dalam memberikan penugasan agar ICT memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, bukan justru menghancurkan generasi muda. Kita harus bijak. Semoga bermanfaat. Mari kita belajar sama-sama, mulai sekarang juga....!


Read more...

10 MISTERI OTAK MANUSIA


Jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.
Ada sepuluh misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa. Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.

1. Kesadaran
Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.

2. Hidup Membeku
Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun ilmuwan telah menemukan cryonic, temuan yang mampu membuat manusia memiliki dua kehidupan. Salah satu pusat cryonic adalah Alcor Life Extension Foundation, di Arizona, yang menyimpan tubuh mahluk hidup dalam tabung berisi nitrogen cair dengan suhu minud 320 fahrenheit.
Idenya adalah manusia yang sudah meninggal akibat penyakit akan dicairkan dan dihidupkan kembali di masa mendatang saat penyakit itu sudah bisa disembuhkan. jenazah Ted Williams, pemain baseball kenamaan disimpan di sini. Karena teknologinya belum ditemukan, maka penghidupan kembali belum dilakukan. namun tubuhnya sudah “dilelehkan” dengan suhu yang tepat sehingga sel-selnya membeku dan memecah.

3. Misteri Kematian
Bagaimana manusia menjadi tua? manusia terlahir dengan mekanisme tubuh yang mampu bertahan dari penyakit. Itu sebabnya luka bisa sembuh sendiri wanta diobati. Tapi seiring dengan bertambah usia, mekanisme itu menurun. kenapa bisa begitu? Ada dua teori penjelasannya. Pertama, penuaan adalah bagian dari genetika manusia. Kedia, penuaan adalah hasil dari sel-sel tubuh yang rusak.

4. Alam VS Asuhan
Perdebatan tentang pikiran dan kepribadian manusia masih berkutat antara dua hal di atas. Kepribadian dan pemikiran manusia dikatakan dikontrol oleh gen atau lingkungan?Atau bisa jadi keduanya? Masih belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang hal ini.

5. Pemicu Otak
Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.
John Morreall, ilmuwan peneliti humor dari College of William and Mary, menemukan bahwa tertawa adalah respon bermain atas kisah yang tidak sesuai dengan harapan. Tertawa juga mampu menular pada orang lain.

6. Daya Ingat
Beberapa pengalaman sulit dilupakan, sebaliknya kita justru kerap melupakan hal-hal penting. Bagaimana itu bisa terjadi? menggunakan teknik pencitraan otak, ilmuwan menemukan adanya mekanisme yang bertanggungjawab pada penciptaan dan penyimpanan memori. mereka menemukan hippocampus dan materi abu-abu otak yang berperan sebagai kotak memori. Tapi mengapa ada memori yang mudah diingat dan dipukana, masih tetap jadi misteri.

7. Jam Biologis
Otak juga memiliki nukleus suprachiasmatic nucleus alias jam biologi. Bagian ini memprogram tubuh untuk mengikuti irama waktu 24 jam. Jam biologi juga menyesuaikan suhu tubuh, siklus bangun tidur, juga produksi hormon melatonin. Perdebatan terakhir adalah apakah suplemen melatonin mampu mencegah jet lag?

8. Perasaan Dihantui
Diperkirakan 80 persen dari sensasi pengalaman termasuk gatal, tertekan, nyaman dan rasa sakit datang dari bagian tubuh yang hilang. Ada orang yang mengalami adanya organ tubuh mereka yang tidka nampak tapi bisa merasakan. Salah satu penjelasan adalah adanya area syaraf di salah satu organ tubuh yang menciptakan konseksi baru pada saraf tulang belakang dan berlanjut mengirimkan sinyal ke otak.

9. Tidur
Mengapa manusia butuh tidur? Ilmuwan paham bahwa semua mamalia butuh tidur cukup. Tidak cukup tidur berkepanjangan akan menimbulkan halunisasi bahkan kematian. Ada dua tingkatan dalam tidur, yakni tidur yang non-rapid eye movement (NREM), terjadi selama otak memperlihatkan rendahnya aktivitas metabolik. Lalu tidur tingkat rapid eye movement (REM), saat otak masih cukup aktif.

10. Mimpi
Selain tidur, mimpi juga menjadi misteri. Kemungkinannya adalah, bermimpi merupakan latihan otak yang menstimulasi trafik synap antar sel-sel otak. Teori lain mengatakan manusia bermimpi mengenai tugas dan emosinya yang tak sempat diperhatikan selama mereka terjaga di siang hari.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.com
sumber: Merry Magdalena – netsains.com


Read more...
"JIKA YANG LEBIH BAIK MEMUNGKINKAN, MAKA YANG BAIK SAJA TIDAKLAH CUKUP!"...!!!
My Family Slideshow: M.Tholib’s trip from Jombang (near Mojokerto, Java, Indonesia) to Surabaya was created by TripAdvisor. See another Surabaya slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.